Di atas meja kopi, kertas terhampar,
berita tanggal kemarin, tak terbaca.
Seseorang duduk, pandangan kosong,
menyusuri huruf yang tak bersuara.
Jam dinding berdetak, malas mengingatkan,
asap kopi tipis mengalir ke udara.
Dia melipat kembali halaman pertama,
seolah mengubur kabar yang tak ingin didengar.
Jendela terbuka, angin menyelip masuk,
membelai rambutnya yang tak lagi hitam.
Dia bangkit, meninggalkan kursi kayu,
dan koran tetap di sana, menunggu pagi.
