Di kala aku terlahir dalam pelukan malam..
Kutemukan sinar harapan serta keajaiban di angkasa..
Kemana pun langkahmu menari, jiwaku selalu terikat dalam cahaya bintangmu..
Tak sedikitpun aku merasakan kesedihanmu saat bersamaku di langit yang ku anggap itu adalah rumahku..
Hanya suara doa dan harapan yang selalu kudengar dalam menanti kehadiranku..
Hingga tibalah saatnya..
Tuhan mengizinkanku untuk melangkah dari kegelapan menuju cahaya baru..
Gema suara alam yang pertama kali kudengar menyambutku di jagat ini ialah suara ibuku..
Tuhan..
Apakah inikah dunia yang Kau persembahkan untukku?
Dunia yang penuh dengan ujian dan pelajaran dalam meraih kasih-Mu..
Namun lewat petunjuk-Mu, aku diajarkan untuk berbakti kepada kedua orangtuaku hingga aku bisa meraih kasih-Mu..
Untuk ibuku,,, terima kasih atas cinta yang tak pernah padam dalam hidupku. Engkau adalah cahaya di ujung jalanku..
Untuk ayahku,,, terima kasih atas kerja keras yang kau curahkan demi masa depanku, engkau adalah bintang di langitku..
Maka aku butuh ibu dan ayahku agar aku bisa meraih bintang di dunia dan akhiratku…
Tag Puisi: cahaya harapan di kegelapan
-
jejak langkah di antara bintang
-
Harapan di Ujung Senja
Ya Tuhan…
Jika ini adalah akhir perjalanan
Izinkan aku menelusuri kembali
Jejak-jejak indah yang terukir
Di langit biru yang membara
Bersama embun pagi yang menari
Ya Tuhan…
Aku mohon pada-Mu
Bantulah langkahku,
Tolonglah harapanku
Jika Kau tak bisa
Kabulkanlah satu permintaanku
Bimbinglah generasi penerusku
Yang akan menerangi jalan ini
Dan berikanlah mereka
Biji-biji harapan
Agar sinar mereka lebih cemerlang
Ya Tuhan…
Semoga Engkau mendengar
Permohonanku
Semoga…
Semoga…
Dan semoga…
