Di bawah pohon beringin
spanduk melambai malas.
Seorang kakek tersenyum tipis,
membaca janji-janji manis
yang terbang bersama angin
dan dan dan hilang.
Di pasar pagi yang riuh,
ibu-ibu tertawa kecut.
Mereka tahu rahasia,
harga naik, harapan jatuh.
Satu tangan mengacung tinggi
dan dan dan bisu.
Di langit, awan berarak pelan,
menyapa bumi yang gelisah.
Seorang anak kecil berlari,
mengejar bayang-bayang
dari mimpi yang terbungkus rapat
dan dan dan hilang.
