Kau bilang langkahmu tak berarti,
namun jejakmu membekas di hatiku…
Bagimu, ungkapan tak perlu diucap,
namun senyummu berbicara lebih dari kata-kata…
Kau rasa tak ada yang istimewa,
namun tanpamu, dunia ini terasa hampa…
Begitulah tentang jejakmu,
dan sungguh! aku bukan sedang memujimu…
Tag Puisi: keberadaan yang berarti
-
Tentang Jejakmu
-
Jejak di Pasir
Di tengah padang yang berdebu
Angin berbisik pada setiap langkah
Kau datang membawaku cahaya
Saat bayang-bayang kesedihan menari di atas kerinduan
Kau hadirkan harapan yang cerah
Saat aku terjebak dalam sunyi yang membelenggu
Takkan pernah ku lupakan
Saat kau menuntunku ke arah terang
Saat tawamu menjadi satu-satunya pelipur laraku
Tempat Kenangan Terukir Abadi
Aku memang bukan penutur kisah yang ulung
Apalagi memberi makna pada setiap detik yang berlalu
Tapi …
Tak lepas statusku menjadi tempat kenangan terukir
Walau sering kali terabaikan
Datang hanya saat dibutuhkan
Tapi itu tak mengapa bagiku
Terima kasih sahabatku
Kalian masih menganggapku ada
-
Suaraku di Hutan Sunyi
Kadang sulit bagiku tuk sampaikan rasa,
yang ingin kuucapkan,
tak perlu keramaian,
hanya kau dan aku,
dengan dedaunan yang berbisik,
tutup jalan setapak,
hingga sunyi menyelimuti,
tinggalkan sejenak hiruk-pikuk,
aku ingin berbagi,
terima kasih telah menemani,
jadi bintang yang bersinar,
ketika malam datang,
meski gelap menyelimuti,
kau selalu ada di sampingku,
terima kasih malam, alam, dan semua yang tenang,
aku mencintaimu sepekat hutan yang dalam
