Hidup ini memang aneh sahabat
Kau pun harus berani aneh untuk menapaki jalannya
Namun saat kau mulai berlari,
ingatlah dua hal paling aneh ini:
kaulah yang paling aneh sahabat,
dan aku sungguh terpesona pada keanehanmu.
Hidup ini memang aneh sahabat
Kau pun harus berani aneh untuk menapaki jalannya
Namun saat kau mulai berlari,
ingatlah dua hal paling aneh ini:
kaulah yang paling aneh sahabat,
dan aku sungguh terpesona pada keanehanmu.
Hidup ini memang aneh sahabat
Kau pun harus berani aneh untuk menapaki jalannya
Namun saat kau mulai berlari,
ingatlah dua hal paling aneh ini:
kaulah yang paling aneh sahabat,
dan aku sungguh terpesona pada keanehanmu.
Tag Puisi: keberanian dalam hidup
-
Keterasingan
-
Pertanyaan di Ujung Waktu
Ada lautan di sekelilingmu
Ada dirimu di kedalaman itu
Laksana ombak menggulung pasir
Begitulah harapan berganti kenyataan
Pernahkah kau kembali menghitung detikmu
Yang telah sirna tanpa ada satu suara pun yang mendengar?
Sudahkah kau kembali meneliti
Setiap langkah yang terlewatkan dalam hidup ini?
Kehidupan bukan sekadar penerimaan
Bukan pula sekadar pengabaian
Bukan hanya sekadar tawa bahagia
Namun juga bukan tentang duka yang membara
Siapa sebenarnya kita, insan?
Dan untuk apa kita terlahir di dunia ini?
Makhluk kecil rapuh terjepit tanpa daya
Mencari tanpa ada satu kepastian
Sebab hidup bukan hanya tentang pencarian
Melainkan juga keberanian untuk berjuang
Menerima apa yang seharusnya diterima
Dan melepaskan apa yang perlu dilepaskan
Hari ini waktu berputar kembali;
Ketika usiaku berkurang lagi;
Namun sudahkah ku tanyakan kembali;
Apa yang telah dan belum ku selesaikan?
-
jejak kasih di ladang
TERIMA KASIH IBU AYAH
Ibu,
Cahaya pagi yang kau pancarkan,
Hangat sinar yang kau berikan,
Dari jiwa yang tak pernah pudar,
Yang tulus untuk kami semua.
Ibu,
Berbagai badai kau hadapi,
Berbagai ujian kau jalani,
Tanpa keluh kau bertahan,
Engkaulah pahlawan dalam cerita kami.
Ibu,
Kau tegar dalam menanam harapan,
Walau tubuhmu terhimpit beban,
Walau hatimu tergores luka,
Demi kasih sayang yang tak terhingga.
Ibu, Ayah,
Kami mengagumi ketulusanmu,
Kami mengagumi keberanianmu,
Kami mengagumi kasihmu,
Dan kami mengagumi dirimu.
Ibu, Ayah,
Kami semua menyayangimu,
Kami di sini karena pengorbananmu,
Kami hidup berkat cintamu,
Dan kami selalu mengenangmu.
Ibu, Ayah,
Terima kasih kami panjatkan,
Atas segala pengorbananmu,
Yang penuh kasih dan harapan,
Kami amat mencintaimu.
