Di bawah rintik air yang berjatuhan,
Setiap tetesnya adalah harapan,
Kau bintang di malam kelam,
Mendampingi langkahku yang goyah,
Dunia ini penuh liku dan badai,
Aku butuh pelangi untuk menuntun arah,
Aku butuh hangat yang menyejukkan jiwa,
Agar aku bisa berbagi cahaya, dan menebar cinta.
Aku mencintaimu, Ibu tercinta… 🙂
Tag Puisi: keberanian menghadapi badai
-
Pelukku dalam Hujan
-
Sarang di Tengah Badai
Dalam keraguan ini,
Melangkah ke arah yang tak pasti,
Saat angin mulai mengguncang,
Aku terdiam,
Mungkin saatnya aku mengakui,
Kekuatan badai ini,
Dia tangguh, mampu menantang,
Saat hujan deras mengguyur,
Saat burung-burung mencari tempat berteduh,
Untuk apa tanyaku?
Untuk membangun perlindungan,
Dari segala yang tak terduga,
Karena Engkau, ya Allah,
Sungguh hati ini merasa kecil,
Pandai berbuat salah, namun sulit membangun,
Lalu entah mengapa,
Aku selalu merindukanMu,
Tapi tetap saja,
Bantulah aku ya Allah,
Agar bisa membangun sarang,
KarenaMu dan untukMu,
