Di bawah langit kelam ini, suara angin berbisik,
Membuat jari-jariku bergetar ingin mengukir cerita,
Aliran rasa yang mengikuti denyut jantung,
Saat ia menari dalam kerinduan,
Coretan jiwa ini tak tertahan oleh kesedihan,
Bergetar tanpa henti,
Pikiran melayang dalam kesepian,
Di antara reruntuhan harapan yang terpendam,
‘Hai rasa yang mengganggu’ seruku,
Menanyakan apakah kau masih ada,
Namun tanpa jawaban, air mata menahan,
Emosi meluap melihat panggung kesedihan,
Aku terhenti di titik itu,
Lelah jiwa ini menulis cerita,
Takkan pernah menemukan cahaya,
Hanya menjadi debu di antara kenangan.
Tag Puisi: menyaksikan kehilangan
-
Sisa Rindu
