jika aku berkelana lalu datang ombak pasang
pantai-pantai sepi, karang pun terbenam dalam gelombang
hanya suara debur hatimu, Ibu, yang terus menggema
bila aku berkelana
manisnya kue tradisionalmu dan kenangan masa kecilku
di jiwa ada embun pagi meneteskan rasa rindu
karena hutang budi padamu takkan pernah terbayar
Ibu adalah pelabuhan jiwaku
dan engkaulah yang mengantarkanku ke sini
saat bintang berkelip menebar kasih sayang
Ibu menunjuk ke bulan, kemudian ke lautan
aku mengangguk meski tak sepenuhnya paham
bila kasihmu bagaikan langit
sempitnya awan cerah
tempatku bernaung, menghapus debu di hati
tempatku berlayar, menebar jala dan mengikat harapan
ikan-ikan, mutiara dan ombak semua untukku
jika aku menghadapi ujian dan ditanya tentang pahlawan
namamu, Ibu, yang kan kusebut paling awal
karena aku tahu
engkau Ibu dan aku anakmu
bila aku berlayar lalu datang badai
Tuhan yang kau tunjukkan telah kukenal
engkaulah itu bidadari yang bersinar di ufuk timur
sesekali datang padaku
menyuruhku menulis lautan biru
dengan sajakku.
Tag Puisi: perjalanan hidup
-
Jejak di Pasir
-
Jejak yang Hilang
Hingga malam ini aku masih bertanya,
Apa makna dari langkah ini,
Apakah aku seorang pejuang,
Atau sekadar pelintas waktu,
Atau mungkin hanya bayang-bayang,
Yang tak pernah terlihat,
Lalu bagaimana,
Apakah aku harus menjelajah,
Tapi untuk apa?
Semoga aku segera menemukan diriku yang sejati,
Amin.
-
Jejak Ibu
Tak mungkin kuarungi langkah ini sendiri
Tanpa bisik doa dan pelukan hangatmu
Yang menyapa pagi dalam sunyi
-
Di Ujung Senja
Dan pada akhirnya,
Takkan ada lagi lagu-lagu harap,
Menyadari kenyataan;
jika selama ini hanya berkelana dalam cahaya senja,
seseorang itu pergi menutup lembaran,
separuh jiwanya kini terbenam dalam bayang-bayang waktu,
dan separuhnya lagi menatap hari baru.
Aku adalah pelukis dan kau hanyalah warna pudar.
-
Pilihan di Persimpangan
Mengapa dunia penuh dengan jalan?
Jalan yang membingungkan untuk dipilih,
Jalan yang harus diambil hanya sekali.
Mengapa kita perlu memilih?
Walau terasa berat,
Seperti menjawab pertanyaan yang tak terjawab,
Jika kiri adalah senja dan kanan adalah fajar,
Apa yang harus kupilih?
Apakah kau tahu?
Pilihan hari ini akan membentuk aliran esok,
Hanya perlu mengerti,
Keputusan harus diambil,
Walau kita tak tahu
Entah kiri atau kanan,
Entah A atau B,
Entah senja atau fajar,
Mana yang terbaik.
Hanya perlu percaya,
Fajar lebih baik untuk burung,
Dan senja lebih baik untuk kupu-kupu.
Pilihan membuat masa depan tampak misterius,
Keputusan akan menciptakan takdir,
Itulah sebabnya,
Takdir adalah sebuah misteri.
