Angin membawaku berkelana,,
ombak waktu menembus malam,,
berputar,,
dalam sunyi,,
akar menembus tanah,,
setelah hujan reda,,
nafsu dan harapan,,
cerita ini takkan usai,,
dan takkan henti,,
hingga semua sirna,,
mungkin benar kata sang pujangga,,
Tuhan lelah melihat kita,,
terjebak dalam kesombongan,,
dan berkelakar,,
seperti burung yang tak mengenal sang surya
Tag Puisi: perjalanan hidup yang penuh makna
-
Jejak di Pasir
-
Esensi Kehidupan
hidup bukanlah sebuah teka-teki rumit
yang hanya bisa dimengerti oleh para bijak
hidup hanyalah sebuah perjalanan
di mana ia sangat mampu
menjadi alasan untuk melangkah atau terjatuh.
-
Di Ujung Rimba
Desir di hutan
Mengalir lembah, sunyi membentang
Rindang pepohonan, berbisik
Kerap kali mengusir rasa hampa
Lalu bagaimana hendak kutulis
Seribu jejak yang terukir
Sekadar goresan
Perih di hati dan jiwa
Awan menunduk
Mematahkan harapan yang berkelok
Saat baru terkejar cahaya pagi
Katanya
“Jangan sia-siakan setiap pelajaran
Tiada manis tanpa getirnya”
Muara dewasa pun tak henti bersuara
Menyeru ku kembali mengisi ruang
Katanya
“Kau masih belum siap
Dunia ini panggung tanpa bentuk”
Mahu tak mahu
Ku tetap penjelajah-Nya
Andai tak terduga bukan manusia
Selagi bernyawa, ku coba
Semua tantangan dan uji jiwa
Kan ada makna
Ku jala hikmah, menebar doa
Ku kail harapan, beban melekat
Ku tangkap bahagia, tersedak duka
Janji ku coba, janji ku uji
Setiap sukar dan sempurna
Selagi hati belum padam, selagi rasa bersemayam di dada, selagi jiwa mendamba cahaya, selagi jasad menuntut sejahtera, selagi hidup berlapis makna
Selagi itu,
Kau
Ku panggil yang Maha Kuasa
-
Harapan di Ujung Senja
Ya Tuhan…
Jika ini adalah akhir perjalanan
Izinkan aku menelusuri kembali
Jejak-jejak indah yang terukir
Di langit biru yang membara
Bersama embun pagi yang menari
Ya Tuhan…
Aku mohon pada-Mu
Bantulah langkahku,
Tolonglah harapanku
Jika Kau tak bisa
Kabulkanlah satu permintaanku
Bimbinglah generasi penerusku
Yang akan menerangi jalan ini
Dan berikanlah mereka
Biji-biji harapan
Agar sinar mereka lebih cemerlang
Ya Tuhan…
Semoga Engkau mendengar
Permohonanku
Semoga…
Semoga…
Dan semoga…
-
jejak di pasir
HIDUP SEUMPAMA LAUT,
GELOMBANG YANG BERGANTI,
TENANG, MENDUNIAKAN RINDU,
BISAKAH KITA MENYELAMI.KEPAYAHAN MENGAJARKAN,
ARTI KETEGUHAN DAN,
KETULUSAN UNTUKKU,
MENAPAKI JALAN INI.“TERIMA KASIH TUHAN”
“TERIMA KASIH IBU AYAH”
-
Aku dalam Langitmu
aku adalah awan yang selalu mengikutimu
aku adalah cahaya yang menuntun langkahmu
kau terbang tinggi, merasakan angin
kau lahir dari bintang yang bersinar
sekarang kau menjelajah
apa yang kau pilih adalah dirimu
terkadang aku tahu arah yang kau tuju
terkadang aku hanya bisa mengamati
apa yang kau capai akan membentukku
karena aku adalah dirimu yang tak terpisahkan
-
Jejak di Pasir
Seseorang melangkah di pantai, seolah ombak takkan pernah menghapus jejaknya.
Seseorang merasa kuat di atas pasir, tanpa sadar bahwa ia terombang-ambing.
Ingatlah, tak ada yang abadi di dunia ini, renungkanlah…
Renungkanlah tentang jejak yang tertinggal, kurangi…
Kehidupan ini bukanlah panggung untuk kesombonganmu.
Kehidupan ini memberimu makna yang lebih dalam…
Engkau bagaikan bintang di langit malam,
dimana cahaya dan gelap saling beradu.
Pahamilah arti perjalananmu di bumi ini…
Kehidupan ini bagaikan lautan yang tak bertepi, dan tak tahu kapan badai akan datang.
-
Dalam Pelukan Angin
aku tak ingat kapan ini dimulai,,
atau saat langkah ini melangkah,,
tapi alam merangkai kisah ini,,
sebagaimana takdir menginginkan,,
Dia telah menuntunku,,
menyayangiku,,mengampuniku,,
tapi lihatlah sahabatku,,
aku bahagia,, terima kasih Tuhan
