kepada Sang Pencipta
Tuhanku
Dalam keheningan
Aku masih memanggil namaMu
Walau berat sungguh
mengingatMu penuh di jiwa
CahayaMu hangat abadi
tinggal sinar bintang di malam sepi
Tuhanku
Aku terasing
hampa
Tuhanku
aku berkelana di tanah asing
Tuhanku
di ambangMu aku mengetuk
aku tak mampu berpaling
Tag Puisi: perjalanan spiritual
-
Langit yang Terpisah
-
Cahaya di Ujung Jalan
Kini aku sedikit lebih cerah,,
Itu ucapku,,,
Kini aku sedikit lebih tenang,,
Itu ucapku,,,
Kini aku sedikit lebih berani,,
Itu juga ucapku,,
Mungkin bukan suara orang lain,,,
Mungkin juga bukan bisikan sahabatku,,,
Kini,, aku seperti terjebak dalam kabut,,
Tebal,,, tapi tak tahu dari mana datangnya,,
Seperti embun yang tak kunjung menguap,,
Atau aku lukis saja,,
Agar bersinar,,, berkilau,,,
Dan,,
Semoga cahaya di hatiku bersinar,,
Kini untuk kesekian kalinya,,,
Aku berjanji,,
-
Sujud dalam Cahaya
Di atas pasir suci aku berlutut
Mengagungkan dengan lirik suci-Mu
Laailalahaillallah …
Bising malam sunyi di relung jiwa
Menghadirkan-Mu dalam setiap …
Ya Rabb …
Aku bersujud kepada-Mu
Kepada yang mencipta
Kepada yang abadi
Kepada yang tersembunyi
Dalam aliran nafasku
Kencangnya detak jantungku
Suci ruh kalbuku
Hangatnya darahku
Jauhnya tatap mataku
Dalam harmoni pendengaranku
Banyaknya bisikan lidahku
Dalam kejelasan akalku
Dalam yang tak terhingga
Dalam yang tak terhitung
Aku rasakan kemuliaan-Mu
Kekayaan-Mu
Kesempurnaan-Mu
Dalam hidupku
Rabb … kini aku percaya
Kau dekat bersamaku
Lebih dekat dari denyut nadiku
Rabb …
Izinkan aku menemukan yang kucari
Ridhoi aku mencari yang hakiki
Dalam heningku kurenungi,kuhayati,kusimak,kudekap,kukasihi,kusayangi,kucinta
Dikau … dikau … dikau … Tuhanku …
Rabb … suburkan cintaku pada-Mu
Tumbuhkan yang belum kurasa
Indahkan jiwaku yang ingin merasakan ‘Manisnya Iman’.
Indahnya berkasih-Mu
Yang pernah dirasa mereka sebelumku
Yang selalu kudamba
Yang selalu kucari yang selalu kurindu
Sampaikan aku pada yang hakiki
Dengan lirik-lirik cinta dalam cahaya
Cahaya mengenal-Mu …
-
Jejak yang Hilang
Saat yang terikat kini sirna,
Tentu Sang Pencipta tak berkenan,
Dan saat yang baru datang bersemi,
Tentu Sang Pencipta menginginkan…
-
Langkah Menuju Penuh
Saat cahaya pagi menyapa kita,
Bahwa jiwa memang harus tumbuh,
Bahwa jiwa memang harus memahami,
Tentang kehidupan,
Tentang keyakinan,
Tentang Sang Pencipta,
Tentang perjalanan,
Hingga masa mudamu yang hampir purna,
Bersama bekal untuk menembus langit,
