Langkahku terhenti di sini,
Syukur, ..sementara ini.
Banyak jalan masih samar,
Kabut-kabut masa kini kian membingungkan.
Apakah ini jalan yang kutuju?,
Yang melaju saat kutelusuri,
Atau jalan setapak yang terabaikan?,
Yang meski tak bergerak, tetap menanti.
Dan kutaklukkan “Buntu”
Tag Puisi: perjalanan yang terhenti
-
Buntu di Persimpangan
-
Sungai yang Terhenti
Bagiku, tubuh seperti sungai;
jiwa terperangkap
berlumur lumpur
seperti jubah
yang terbenam.
