ombak malam menyapu kenangan
tersembunyi dalam relung hatiku yang bergetar
beberapa bait kembali seperti pasir
mengalir di aliran darahku yang berapi
kemudian memudar menyesapi getir
akan ketidakpahaman cinta yang tak terucap
oleh jiwa-jiwa setelahmu
jangan kau kira ada yang sebanding
dalam hal mencintai
tidak pula dengan embun pagi yang abadi
air mata akan menuntunku
kembali menelusuri gelap pikiran
setelah kepergianmu
untuk menemukanmu kembali
terdiam menanti cahaya
yang akan memancarkanmu
menjadi bulan dan kilau bintang
menyatu dan menjadi harmoni
atau rasa yang manis
di atas samudera tenang yang memantulkan
cahaya-cahaya bintang di langit selatan dan
akan kukembalikan kau ke sana
seperti Orion secerah-cerahnya.
Tag Puisi: perpisahan yang mendalam
-
Lagu di Antara Ombak
