hujan kelabu di tengah sunyi,,
di tepian sungai aku menantimu,,
putih,,berkilau,,di antara dedaunan,,
awan di atasmu,,
kontras terasa,,
kau pun tersenyum,,
bergetar suara memanggilku,,
air matamu pun menetes di tanah,,
kerinduan oh,, kehangatan,,
disini akan kutumpahkan harapku,,
kugenggam lalu kutaburkan,,
berlutut dan berdoa,,
maka mimpi indahlah kau,,
esok kau pergi ditemani embun,,
malamnya aku menunggumu kembali,,
adakah pelangi yang indah untuk kita?
rupanya hanya hujan belaka,,
Tag Puisi: perpisahan yang penuh rasa
-
Di Ujung Hujan
-
Simfoni Hujan
Hujan yang berirama adalah sahabatku,
Dan aku adalah pendengarnya,
Akhirnya kami terjalin dalam melodi,
Namun kemudian Angin memisahkan langkahku darinya.
Kupergi padanya dengan lembut
Lalu berpisah dengan penuh rasa.
Membisikkan harapan berulang kali.
Aku segera melangkah pelan
Dari balik kelamnya awan
Untuk mengalunkan nada-nada lembutku
Ke pelukan tanah yang basah
Dan kami berpadu dalam harmoni terindah.
Aku sirami kerinduan ini
Dan suaraku memenuhi segenap ruang hatinya
Dia menenangkan jiwaku dan meredakan resah di dada.
Kala senja tiba, kuucapkan janji abadi
Di telinganya, dan dia memelukku penuh rasa
Di hangatnya malam kunyanyikan dia lagu kasih
Diiringi tetes-tetes rindu yang tak henti
Gerakku terhanyut dalam keraguan
Sedangkan dia tetap setia dan tenang.
Ruangnya yang luas meneduhkan kegelisahan
Kala rintik kami saling berpelukan
Kala reda aku berlutut menjamah bumi
Memanjatkan doa
Seribu harapan, aku selalu berjaga sendiri
Menyusut kekuatanku.
Tetapi aku pencinta melodi,
Dan kebenaran cinta itu sendiri megah,
Mungkin keletihan akan menimpaku,
Namun tiada aku akan sirna.
