Di tengah jalan yang sepi,
Seperti hari-hari yang lalu,
Menapaki jejak yang sama,
Menapaki langkah yang biasa,
Hingga datang cahaya lembayung,
Seorang bidadari menampakkan diri,
Membuat hatiku bergetar,
Sungguh, kau memberi warna baru,
Hingga segalanya bersinar,
Seperti sinar senja yang memukau,
Hanya satu ungkapan untukmu,
Sinar senja yang memikat,
Tag Puisi: pertemuan yang tak terduga
-
Sinar Senja
-
Jejak yang Terpisah
meski hanya sekali kita melangkah
saya sebut mereka sebagai bayang-bayang
karena mereka adalah saya dan dia yang terpisah
bukan kembar dalam satu jiwa yang samamungkin takdir yang membuat kita berpapasan
berulang kali dalam bentuk yang berbeda
mereka mungkin menemukan saya di sudut lain
atau saya dan dia dalam wujud yang laindalam pengalaman yang serupa
entah saat bintang-bintang bersinar
atau saat angin berbisik lembut
namun tak ada satu pun dari kita
yang bisa kembali ke titik itu lagijika itu indah, saya berharap
untuk terus datang tanpa batas waktu
pecahan kenangan yang tak ingin hilang
meski saat itu telah berlalujika itu pahit, seharusnya saya sudah terbiasa
dengan rasa getir yang mengajarkan
alam tak memberi kemudahan
meski kita pernah saling mengenaljadi kenalilah dan kenalkanlah
saya, dia, mereka yang terhubung
dalam jejak yang tak pernah sama
namun selalu ada di antara kita.
-
Jendela Waktu
Menjadi saksi saat hening,
Menjadi penghalang saat ramai,
Selalu setia pada penghuninya,
Selalu ingin dibuka,
Diperlukan,
Penghubung antara mimpi dan nyata,
Hingga kita tak bisa tanpanya,
