Kursi-kursi kembali berdiri,
menyisakan jejak percakapan yang samar.
Di sudut, sendal jepit menunggu,
seperti saksi bisu malam tadi.
Dari tempat jauh, aku memandang,
mencari makna di balik keheningan.
Tak semua harus dimenangkan,
dalam sunyi, ada yang tersimpan.
