di bawah ketapang tua, aku berdiri
mengamati daun-daun jatuh perlahan
seolah menari dalam angin yang lesu
langit menggantung awan mendung
membisikkan janji hujan yang tertunda
di seberang jalan, ojek datang dan pergi
meninggalkan jejak di aspal basah
sesekali aku rindu pada ikatan
seperti ranting patah yang menunggu
untuk dipeluk kembali oleh pohon
tapi ada keindahan dalam retakan
seperti langit yang akhirnya pecah
menumpahkan hujan dan menari
dalam kebebasan yang tak terduga
