Sepi di dapur, kursi kayu berderit
Kopi dingin menunggu di meja
Suara anak-anak main petak umpet
Di luar jendela yang terbuka
Mengenang catatan lama yang usang
Tinta pudar, kata-kata tertinggal
Menyeruput masa lalu yang pahit
Dari kejauhan, rasa ingin tahu
Menyapa pagi yang belum tiba
Satu halaman tanpa cerita
Suara riang di kejauhan terusik
Membawa ingatan pada malam yang lalu
Saat kita duduk di sini, berbagi cerita
Kini hanya sisa-sisa kenangan
Menemani pagi yang enggan beranjak
Matahari mulai mengintip perlahan
Kopi dingin menghangatkan hati
Catatan lama tersimpan kembali
Mengerti arti kehilangan
Dalam secangkir kopi pagi ini
