puisi tentang keraguan damai
-
Ember Air di Kamar
Alarm berdering, sunyi mengisi ruang
Cahaya pagi mengintip di balik tirai
ember air penuh, diam menunggu
menghapus sisa mimpi yang tertinggalMematikannya kembali, tenggelam dalam selimut
Detik-detik berlalu, waktu yang tak terburu
menyadari, dalam keraguan ada damai
bahwa penyesalan juga bagian dari tumbuh
