puisi tentang kesedihan yang tenang
-
Kaleng Biskuit di Sudut Rumah
Di sudut rumah, kaleng biskuit bekas
jadi tempat benang kusut dan jarum hilang,
menunggu kucing yang tak mau pulang,
pintu terbuka, malam terasa panjang.Di sela doa, waktu mengalir perlahan,
perlahan menghapus jejak kaki di tanah,
tanah yang basah oleh hujan semalam,
semalam berlalu, membiarkan waktu bicara.
-
Kipas dan Tikar di Ruang
Angin berputar, rambut basah mengering
Di atas tikar ruang tamu, aku duduk
Mendengar bisik lembut dari dalamSuara pelan, menahan tangis yang bergetar
Menghitung jarak antara kata dan rasa
Seperti daun gugur di musim keringKipas berputar, waktu berjalan pelan
Membawa kenangan yang tak terucap
Di ruang ini, hanya ada aku dan anginMenerima tanpa …
