puisi tentang memori masa lalu
-
Suara Petak Umpet di Halaman
Menyapu sisa pesta yang telah berlalu,
gemerisik daun kering di bawah sapu,
suara anak-anak bermain petak umpet,
terdengar dari kejauhan, samar.
Langit merentang luas, tanpa awan.
Menggugah ingatan yang tak ingin bicara.Langkah kaki kecil berlari, bersembunyi,
tawa mereka membelah sepi sore.
Aku mendengar suara sendiri,
berbisik pelan, takut menggema.
Sapu bergerak, menghapus jejak,
dari …
-
Nada Dering di Tengah Siang
Di tengah siang yang terik, nada dering berdering
menggugah memori yang tersimpan dalam samar
dentingnya mengalun di antara suara motor
yang melaju di jalanan sepi tanpa sapaSeakan membawa kembali percakapan tak selesai
dulu tertinggal di sudut waktu yang jauh
sejenak terhenyak dalam perjalanan harian
mengumpulkan serpihan yang pernah hilangNamun di sela detak jam …
-
Seragam Tergantung di Kursi
Di sudut meja, laptop tertutup separuh
suara klik mouse masih terngiang di telinga
seragam sekolah tergantung di kursi
menunggu pagi yang tak kunjung tiba
seolah menanti jawaban yang tertundaKekhawatiran menyusup di setiap helaan napas
tapi wajah tetap ingin terlihat tegar
seperti seragam yang tak pernah lelah
menyerap peluh dan harapan
meski hari-hari terus bergulir…
-
Cahaya Lilin di Tengah Gelap
Ketika listrik padam, ruang mendesah,
Seragam sekolah tergantung di kursi,
Menghadirkan kenangan pagi yang lalu,
Di balik kegelapan, lilin menyala,
Menerangi senyum yang tertinggal.Nyala kecil itu menari, menari di udara,
Menggambarkan bayang-bayang yang tak ada,
Baju seragam berkisah tentang perjalanan,
Yang tak bisa disentuh, namun terasa,
Seolah waktu berhenti sejenak.Di sudut yang tak …
