puisi tentang mengisi kekosongan
-
Chairs After Guests Depart
The rain drums softly on the tin roof,
each drop a whisper in the night.
I gather chairs, their legs scraping
against the floor—echoes of laughter
that linger still, despite the silence.
In this quiet, I send a prayer,
for those who left, and those who stay.The room feels larger now, emptier,
as if …
-
Gelang di Bawah Tempat Tidur
di bawah tempat tidur, gelang kecil terselip,
suara anak-anak bermain petak umpet,
mengisi ruang yang dulu hangat,
sekarang dingin namun berusaha ramah,
menyambut keheningan yang menetapaku meraih kenangan, tak berbisik,
gelang itu mengingatkan, tanpa janji,
bahwa rindu, bagai angin,
tak perlu kembali ke asalnya,
cukup mengisi ruang kosong dengan tenang
