puisi tentang momen kecil
-
Kertas di Kursi Tunggu
di kursi tunggu puskesmas, aku duduk
menulis namamu di atas kertas
huruf-huruf kecil berbicara pelan
seperti suara hati yang ragu
kemudian kulempar ke lantai dinginmenatap kosong, mendengar detak jam
waktu merangkak dalam pikiran panjang
menggulung perasaan yang tak terucap
akankah nama itu kembali
atau tetap menjadi rahasia tak terjamahseperti angin luar jendela berbisik
…
-
Ember Air di Kamar
Alarm berdering, sunyi mengisi ruang
Cahaya pagi mengintip di balik tirai
ember air penuh, diam menunggu
menghapus sisa mimpi yang tertinggalMematikannya kembali, tenggelam dalam selimut
Detik-detik berlalu, waktu yang tak terburu
menyadari, dalam keraguan ada damai
bahwa penyesalan juga bagian dari tumbuh
