puisi tentang momen yang terabaikan
-
Kaleng Biskuit di Sudut Ruang
Langkah berhenti di depan pintu, tenang
seperti bayangan pohon di sore hari
angin pelan menyapu debu di lantai
menggugah ingatan tentang kaleng biskuit
tempat benang dan jarum mengendap
suara langkah berbisik pelan, nyaris
tak terdengar di antara detak yang biasaDi meja, secangkir teh mulai mendingin
menunggu tangan yang lupa menyentuh
sebuah buku terbuka, halaman …
