puisi tentang pagi yang tenang
-
Kopi Dingin di Kursi Plastik
Di kursi plastik, sarung tergantung malas,
Kopi dingin tersisa sebelum subuh,
Menyeruput pahit yang tak lagi hangat.Langit kelam, angin berbisik pelan,
Mata menatap jauh, mencari jawaban,
Tapi ragu menyelinap, mengisi ruang.Pagi tak selalu datang dengan kemenangan,
Kadang hanya sepi yang menunggu,
Mengajarkan tak semua harus dimenangkan.
-
Alarm yang Terabaikan
suara alarm menggema, seperti ingatan
terpotong di pagi buta
aku mendengarnya, bisikan pelan
mengajak bangkit dari sela mimpi
tapi jari mematikannya tanpa ragudi luar, warung kopi pinggir jalan
mengundang dengan aroma yang akrab
seperti percakapan yang belum usai
aku duduk, menghirup pagi
dan mendengar diri ini bicarasetiap tegukan, mengingatkan pada
janji-janji yang tertunda
…
-
Cermin Kabur Pagi
Di pagi yang menggantung
di rambut kusut
cermin kabur menyimpan rahasiaSenyum tipis mengiringi
gerobak nasi goreng lewat
mengusir sunyi yang merayapDalam mimpi tersimpan
bimbang yang bergetar
menyisir pelan, menahan tangisRetak cermin mengungkap
keindahan tersembunyi
senyum yang kembali utuh
-
Ashtray at Dawn
In the hollow room, silence echoes
a prayer breaks through, gentle yet firm
from the minaret, it spills over
filling the morning air with restless notes
I pause, as if caught in a net
as the ashtray overflows with yesterday's regrets
and the night lingers in the cornersThe call, it rises and falls like …
