Di atas pasir suci aku berlutut
Mengagungkan dengan lirik suci-Mu
Laailalahaillallah …
Bising malam sunyi di relung jiwa
Menghadirkan-Mu dalam setiap …
Ya Rabb …
Aku bersujud kepada-Mu
Kepada yang mencipta
Kepada yang abadi
Kepada yang tersembunyi
Dalam aliran nafasku
Kencangnya detak jantungku
Suci ruh kalbuku
Hangatnya darahku
Jauhnya tatap mataku
Dalam harmoni pendengaranku
Banyaknya bisikan lidahku
Dalam kejelasan akalku
Dalam yang tak terhingga
Dalam yang tak terhitung
Aku rasakan kemuliaan-Mu
Kekayaan-Mu
Kesempurnaan-Mu
Dalam hidupku
Rabb … kini aku percaya
Kau dekat bersamaku
Lebih dekat dari denyut nadiku
Rabb …
Izinkan aku menemukan yang kucari
Ridhoi aku mencari yang hakiki
Dalam heningku kurenungi,kuhayati,kusimak,kudekap,kukasihi,kusayangi,kucinta
Dikau … dikau … dikau … Tuhanku …
Rabb … suburkan cintaku pada-Mu
Tumbuhkan yang belum kurasa
Indahkan jiwaku yang ingin merasakan ‘Manisnya Iman’.
Indahnya berkasih-Mu
Yang pernah dirasa mereka sebelumku
Yang selalu kudamba
Yang selalu kucari yang selalu kurindu
Sampaikan aku pada yang hakiki
Dengan lirik-lirik cinta dalam cahaya
Cahaya mengenal-Mu …
Tag Puisi: puisi tentang pengabdian
-
Sujud dalam Cahaya
-
Menyusuri Jalan Takwa
Dini hari tak sepi,
Zikir membangkitkan jiwa,
Kami yang lemah bersimpuh ya ilahi,
Dekatkan hati kami wahai pemilik surga,
Allahu Akbar,
Allahu Akbar,
Allahu Akbar,
Laa ilaha illallah Allahu Akbar,
Allahu Akbar walillahi alham,
Menyentuh air mata Yusuf menanti,
Menghayati langkah Ibrahim penuh berani,
UntukMu ya Illahi Rabbi.
Esok hari penuh pengabdian,
Menyusuri jalan takwa penuh harapan.
