puisi tentang pengamatan tanpa suara
-
Pagi dan Pintu Terkunci
Pintu berderit pelan, pagi terdiam,
Langit masih pucat, seolah enggan bicara,
Jendela menatap kosong, menanti motor lewat,
Udara dingin menyusup, tanpa undangan,
Langkah kaki di lantai, meraba sunyi,
Kunci berputar, suara kecil yang tegas,
Menyimpan cerita dalam ruang tertutup.Dinding-dinding berbisik, tanpa suara,
Daun-daun bergetar, mengingat angin,
Ada rasa takut, mengintip dari sudut,
Seperti pagi …
