puisi tentang pengampunan diri
-
Balon di Ruang Tunggu
Di ruang tunggu yang sepi ini
suara kipas angin berdecit pelan
menemani detik-detik kala balon
terlepas dari genggaman tangan kecil
mengambang ke langit-langit yang tinggi
seperti harap yang perlahan menjauh
meninggalkan jejak samar di udara.Di luar jendela, langit menampung
sebuah kisah yang tak terucap
balon itu melayang tanpa arah
mengikuti angin yang berbisik
sedang …
-
Drip in the Bucket
I write lists, words on paper,
items that drift away,
like rain on a rooftop,
dripping into a waiting bucket.The ink smudges, blurs the lines,
I wonder if I should care,
as I watch the water collect,
filling spaces that once were dry.I, from tomorrow, glance back,
at the notes I never used,
…
-
Atap Seng di Kala Hujan
Di bawah atap seng, hujan berbisik
Mengetuk-ngetuk, mengisi ruang sunyi
Seperti pesanmu yang tak kunjung datang
Aku menatap layar, berharap ada jawaban
Tapi hanya ada suara hujan, menari di atap
Mengingatkanku pada tatapanmu yang dulu
Saat kita saling melihat, saling merasaRintik-rintik jatuh, menggantikan kata-kata
Nada berubah saat citra berganti
Seolah menegur, mengingatkan kembali
Bahwa …
-
Cahaya Ponsel di Malam Sunyi
Di tengah malam, layar ponsel bersinar
Mengusir gelap yang menyelimutiku
Suara anak-anak bermain petak umpet
Masih terngiang dalam ingatan yang samar
Aku tersenyum, meski hati sedikit perih
Menatap layar, seolah ada yang menatap balik
Mengulang namamu dalam sunyi yang panjangKehilangan ini tidak sepi, tidak sendiri
Ada bisik-bisik dari masa lalu
Mengajak berdamai dengan diri …
