puisi tentang rasa yang abadi
-
Kipas dan Tikar di Ruang
Di depan kipas, rambut terurai
angin berbisik lembut di sela helai
pikiran melayang, menari bersama
di atas tikar yang digelar rapi
di ruang tamu yang sunyi
menatap seseorang di seberang
dan merasa tatapan itu kembaliHangat seperti air mata lama
kenangan mengalir tanpa suara
seperti aliran sungai di musim kemarau
mengingat hari-hari yang berlalu
menggenggam …
