Di bawah ranjang, terselip kenangan,
Gelang kecil, berdebu, terlupakan,
Seperti sisa doa, yang tak terucap,
Suara adzan magrib, menggema jauh.
Waktu, mengalir di celah-celah malam,
Menggenggam erat, lalu terurai,
Seperti janji yang tak pernah,
Benar-benar ingin ditepati.
Antara dua dunia, kita melangkah,
Menggali arti, dari keping memori,
Di sana, ada tawa yang hilang,
Terbungkus halus, dalam debu.
Gelang kecil itu, simbol kecil,
Dari perasaan yang tak, tuntas,
Tak perlu semua harus selesai,
Karena kadang, cukup sekadar ada.
