puisi tentang waktu yang terhenti
-
Gerimis di Atap Seng
Gerimis menari di atap seng
mata mengintip dari balik kaca
mendengar bisik-bisik halus
seolah waktu terhenti sejenak
menyimpan rahasia dalam tetesLangit muram menggelayut rendah
mengusap sisa-sisa kenangan
di sela-sela suara gemuruh
sebuah cerita usang terbangun
mencari tempat bersembunyiRintik menghujam tanah basah
membawa aroma nostalgia
yang tak pernah hilang sepenuhnya
berdiri di sini, menyaksikan
…
-
Jam Dinding di Subuh
Dari sudut mata, suara merambat
mengisi ruang dengan doa. Doa
mengalun pelan, menembus dingin pagi.Jam dinding berhenti, dua belas
menyimpan waktu yang terhenti. Terhenti
tapi di sana, cahaya mulai bersinar.
-
The Stopped Clock
The clock halted at twelve,
a silent witness on the wall.
I closed the laptop,
left unsaved thoughts
in the quiet room.Time paused, yet I moved
through the echoes of past days.
Bravery whispered softly,
not to reclaim what was gone,
but to embrace the stillness.
-
Jam Dinding yang Terhenti
Jam dinding berhenti di angka dua belas,
undangan tak terkirim terlipat rapi,
menanti tanpa pernah sampai.Kisah terulang, tak jua berubah,
seperti kata yang nyaris salah eja,
cinta bukanlah jawaban akhir.
