Angin membawaku berkelana,,
ombak waktu menembus malam,,
berputar,,
dalam sunyi,,
akar menembus tanah,,
setelah hujan reda,,
nafsu dan harapan,,
cerita ini takkan usai,,
dan takkan henti,,
hingga semua sirna,,
mungkin benar kata sang pujangga,,
Tuhan lelah melihat kita,,
terjebak dalam kesombongan,,
dan berkelakar,,
seperti burung yang tak mengenal sang surya
Tag Puisi: refleksi diri yang mendalam
-
Jejak di Pasir
-
Buntu di Persimpangan
Langkahku terhenti di sini,
Syukur, ..sementara ini.
Banyak jalan masih samar,
Kabut-kabut masa kini kian membingungkan.
Apakah ini jalan yang kutuju?,
Yang melaju saat kutelusuri,
Atau jalan setapak yang terabaikan?,
Yang meski tak bergerak, tetap menanti.
Dan kutaklukkan “Buntu”
-
Refleksi di Ujung Senja
Saat cahaya mulai meredup
sebuah bingkai kau angkat
bukan itu yang kau cari
aku tak ingin kau berpura-pura, kasih
aku ingin kau menatap
lihatlah sosok yang ada di sana
itu siluet seorang sahabat
wajah kasih yang hakiki
