Ada lautan di sekelilingmu
Ada dirimu di kedalaman itu
Laksana ombak menggulung pasir
Begitulah harapan berganti kenyataan
Pernahkah kau kembali menghitung detikmu
Yang telah sirna tanpa ada satu suara pun yang mendengar?
Sudahkah kau kembali meneliti
Setiap langkah yang terlewatkan dalam hidup ini?
Kehidupan bukan sekadar penerimaan
Bukan pula sekadar pengabaian
Bukan hanya sekadar tawa bahagia
Namun juga bukan tentang duka yang membara
Siapa sebenarnya kita, insan?
Dan untuk apa kita terlahir di dunia ini?
Makhluk kecil rapuh terjepit tanpa daya
Mencari tanpa ada satu kepastian
Sebab hidup bukan hanya tentang pencarian
Melainkan juga keberanian untuk berjuang
Menerima apa yang seharusnya diterima
Dan melepaskan apa yang perlu dilepaskan
Hari ini waktu berputar kembali;
Ketika usiaku berkurang lagi;
Namun sudahkah ku tanyakan kembali;
Apa yang telah dan belum ku selesaikan?
Tag Puisi: renungan tentang kehidupan
-
Pertanyaan di Ujung Waktu
-
Terjebak dalam Hening
Sepi namun tak sunyi,
Ragu tak ingin terlihat ragu,
Sedikit kecewa tapi bertahan,
Berdoa namun terus berbuat salah,
Hingga semua tampak samar,
Hipokrit,,tak terungkap,
Saat bintang berkelip indah,
Mengikuti irama malam,
Tanpa bertanya,, tanpa protes,
Aku masih bertanya-tanya,
Apakah ini,, apakah nyata
Apakah mungkin,,, hingga terjebak,
Sungguh naif,
-
jejak di pasir
HIDUP SEUMPAMA LAUT,
GELOMBANG YANG BERGANTI,
TENANG, MENDUNIAKAN RINDU,
BISAKAH KITA MENYELAMI.KEPAYAHAN MENGAJARKAN,
ARTI KETEGUHAN DAN,
KETULUSAN UNTUKKU,
MENAPAKI JALAN INI.“TERIMA KASIH TUHAN”
“TERIMA KASIH IBU AYAH”
