Hutan pinus menanti langkahku,
Suara angin berbisik dalam sunyi,
Meski getir harus kutelan,
Syukur menjadi pelita saat gelap,
Kaki ini menapaki jejak tak terduga,
Durinya menggoreskan rasa,
Wajah menahan derita,
Menyebut namaMu dalam hening,
Hati bergetar: “innalillahi wa inna ilaihi raji’un,”
Tag Puisi: spiritualitas dalam kesunyian
-
JALAN SUNYI
-
Terjebak dalam Hening
Sepi namun tak sunyi,
Ragu tak ingin terlihat ragu,
Sedikit kecewa tapi bertahan,
Berdoa namun terus berbuat salah,
Hingga semua tampak samar,
Hipokrit,,tak terungkap,
Saat bintang berkelip indah,
Mengikuti irama malam,
Tanpa bertanya,, tanpa protes,
Aku masih bertanya-tanya,
Apakah ini,, apakah nyata
Apakah mungkin,,, hingga terjebak,
Sungguh naif,
-
Sujud dalam Cahaya
Di atas pasir suci aku berlutut
Mengagungkan dengan lirik suci-Mu
Laailalahaillallah …
Bising malam sunyi di relung jiwa
Menghadirkan-Mu dalam setiap …
Ya Rabb …
Aku bersujud kepada-Mu
Kepada yang mencipta
Kepada yang abadi
Kepada yang tersembunyi
Dalam aliran nafasku
Kencangnya detak jantungku
Suci ruh kalbuku
Hangatnya darahku
Jauhnya tatap mataku
Dalam harmoni pendengaranku
Banyaknya bisikan lidahku
Dalam kejelasan akalku
Dalam yang tak terhingga
Dalam yang tak terhitung
Aku rasakan kemuliaan-Mu
Kekayaan-Mu
Kesempurnaan-Mu
Dalam hidupku
Rabb … kini aku percaya
Kau dekat bersamaku
Lebih dekat dari denyut nadiku
Rabb …
Izinkan aku menemukan yang kucari
Ridhoi aku mencari yang hakiki
Dalam heningku kurenungi,kuhayati,kusimak,kudekap,kukasihi,kusayangi,kucinta
Dikau … dikau … dikau … Tuhanku …
Rabb … suburkan cintaku pada-Mu
Tumbuhkan yang belum kurasa
Indahkan jiwaku yang ingin merasakan ‘Manisnya Iman’.
Indahnya berkasih-Mu
Yang pernah dirasa mereka sebelumku
Yang selalu kudamba
Yang selalu kucari yang selalu kurindu
Sampaikan aku pada yang hakiki
Dengan lirik-lirik cinta dalam cahaya
Cahaya mengenal-Mu …
