Dari pengeras masjid, doa mengalun
Menembus kabut subuh yang tebal
Sementara gerobak nasi goreng diam
Suara sendok menggesek wajan
Seolah mengiringi lantunan doa
Dalam sunyi yang berbisik remang
Angin pagi menyapu jalanan
Mengusik aroma nasi goreng
Satu bayang berlalu, tak kembali
