Berserak di lantai, serpihan kaca kecil
Berkerlip di bawah sinar pagi
Sapu di tangan, gerakan lembut
Menghimpun pecahan, seolah memungut kenangan
Bayangan motor lewat di jendela
Mengiringi langkah yang terhenti
Menatap lantai yang kembali bersih
Di sudut mata, senyum tersungging
Menghitung butir-butir yang tersisa
Setiap gerakan, menghapus jejak
Menggugurkan rasa yang tertinggal
Ritme sapu, pelan dan pasti
Seperti alunan lagu yang dikenal
Mengisi ruang yang sunyi
Serpihan tajam, menusuk lembut
Tapi tidak ada darah yang mengalir
Hanya rasa yang perlahan mereda
Membiarkan angin membawa pergi
Debu halus, berputar di udara
Seperti menari dalam hening
Menyapu bersih sisa-sisa
Di luar jendela, motor berlalu
Mengantar suara yang samar
Menemani ruang yang kosong
Kehilangan ini, terasa lembut
Seolah mengerti arti kebersihan
Yang hadir setelah pecahan tersapu
Menemukan lembutnya kehilangan
