jejak kehidupan
-
Jejak di Pasir
jika aku berkelana lalu datang ombak pasang
pantai-pantai sepi, karang pun terbenam dalam gelombang
hanya suara debur hatimu, Ibu, yang terus menggema
bila aku berkelana
manisnya kue tradisionalmu dan kenangan masa kecilku
di jiwa ada embun pagi meneteskan rasa rindu
karena hutang budi padamu takkan pernah terbayar
Ibu adalah pelabuhan jiwaku
dan engkaulah yang mengantarkanku …
-
TANDA DI ATAS PASIR
Tangan,
Goreskanlah jejakmu yang ceria,
Walau ombak kesedihan menghantam jiwamu.
Tangan,
Goreskanlah jejakmu yang tulus,
Walau bisikan sinis menggema di hatimu.
Tangan,
Goreskanlah jejakmu yang getir,
Walau kata-kata itu membakar harapan di matamu.
Mungkin dengan jejakmu itu kelak akan tumbuh kembali pohon-pohon harapan di hati dan jiwamu.
