Tangan,
Goreskanlah jejakmu yang ceria,
Walau ombak kesedihan menghantam jiwamu.
Tangan,
Goreskanlah jejakmu yang tulus,
Walau bisikan sinis menggema di hatimu.
Tangan,
Goreskanlah jejakmu yang getir,
Walau kata-kata itu membakar harapan di matamu.
Mungkin dengan jejakmu itu kelak akan tumbuh kembali pohon-pohon harapan di hati dan jiwamu.
Tetesan di Ember
Menjelang malam, pesan terakhirdi layar, sunyi tak bertepigenteng bocor, tetesjatuh…

Leave a Reply