Hening menyelusup,
dari jiwa yang telah lama tak bergetar
Kelabu menyapa tanpa ragu,
dalam desah angin yang tak bersuara
Malam telah merangkul,
tapi rembulan tak juga bersinar, gelap tak sirna
Gelombang berdesir, menggulung harapan
Menyadarkan akan jarak yang terpisah, penuh keraguan
Ragukan hangat yang kian menjauh
Hantu pun tak henti berteriak,
pada jiwa yang lantas menolak
Dan waktu terus mengikis tanpa henti,
meski hancur takkan terlewati
Tag Puisi: kesunyian yang menyiksa
-
SENJA YANG PATAH
-
Melodi yang Hilang
Kau hadir di ujung malam yang kelam
Namun kau buat aku terjebak dalam sunyi yang sama
Saat tak lagi kau titipkan gitar di tanganku
Membuat ruang ini hampa dan sepi
Kelam dan dingin
Menghimpun rasa ini
Tak tahu harus berbuat apa
Karena tak bisa aku rasakan nada
Tak mampu pula mengucap kata yang utuh
Jenuh bila harus ku simpan lagu di relung hati
Karena sia-sia
Nada-nadanya tak mampu menghapus kenanganmu
