melodi dalam kesunyian
-
Melodi yang Hilang
Malam ini kutulis nada yang paling sendu dalam syairku:
“Oh.. Kerinduan yang bergetar di angin.
Ketidakhadiranmu merobek sepi.
Bersamamu terasa terlalu singkat.
Saat lupa menanti seribu tahun.
Melepaskanmu adalah bab terkelam dalam balada musim semi;
Hujan masih turun sepanjang malam seperti hari-hari lalu;
Namun kehadirannya takkan sama lagi.
Pada akhirnya, akulah yang merintih.”
-
Saat Angin Berbisik
Saat angin berbisik lembut, aku teringat
Namun dalam bait-bait ini
Kau hadir dalam setiap desah
Saat angin berbisik lembut, suara kita tak lagi terdengar
Namun di antara nada-nada ini
Kau tetap menjadi melodi yang tak pudar
Nantinya, saat angin berbisik lembut, harapanku tak lagi bersinar
Namun ada kasih dalam setiap nada ini
Untukmu, menjelma lagu …
