Seharusnya aku sedang menari bersamamu
merasakan irama hangat dalam langkah
menyatukan jiwa mengalirkan rasa
tapi semua tak kulakukan
karena sepatu mu berdebu sekali
kamu belum bersihkan yah???
Seharusnya aku sedang tersenyum padamu
menikmati ceria di wajahmu
seperti dalam film dan drama itu
Tapi semua tak kulakukan
karena ada noda di pipimu
Kamu belum cuci muka yah???
Seharusnya aku sedang menggenggam tanganmu
melepaskan getar-getar harapan
melepaskan rasa dan kerinduan
yang memacu jantung
tapi semua tak kulakukan,
Karena tanganmu dingin sekali
Kamu belum hangatkan yah???
Tag Puisi: momen yang terlewatkan
-
Seharusnya Berbeda
-
Langit yang Terdiam
Semua berkumpul,,rapat,,dalam lingkaran,,
Menyiapkan harapan yang tersisa,,
Menyiapkan cerita yang terpendam,,,
Hingga suara angin berbisik,,
Semua tertegun,,menyaksikan malam ini,,
Pertunjukan ini,,,
Seperti bintang yang berkelip,,,
Aku tak mengerti pesonanya,,
Hingga semua sunyi,,tenang,,
Hanya aku yang terjaga,,
Mungkin aku bukan bagian dari ini,,
-
Kembang Kertas
Di tengah malam yang sunyi
Ku tatap kembang kertas merah
Walau hanya sekejap, sinarmu bersinar
Menggugah jiwa dalam lamunan
Sekali lagi kutoreh biru langit
Menggambarkan sosok dalam ingatan
Lalu kuungkapkan tentangmu dalam baitku
Itulah puan, saat rindu merasuk ke kalbuKembang Kertas 2
Bagaimana mungkin ku sembunyikan rindu
Saat ia terus bergetar tak henti
Bagaimana bisa ku berhenti menuliskanmu
Jika senyummu seperti kembang kertas kuning
Dan sesekali kutoreh biru langit
Menggambarkan sosok dalam ingatan
Lalu kuungkapkan tentangmu dalam baitku
Itulah puan, saat rindu merasuk ke kalbuKembang Kertas 3
Kini harumnya bercerita,
Di jatuhnya kembang kertas dari ranting,
Di gelapnya malam yang merayap,
Bisiknya,
Ada rindu yang terhampar,
Yang tak sempat terucapkan,
Ia hanya terdiam,
Sesekali melayang,
Meski jelas tanpa arah,
Dalam harumnya,
Dalam hangatnya,
Dalam pekatnya,
Terjalin manisnya kisah
