Di tengah malam yang sunyi
Ku tatap kembang kertas merah
Walau hanya sekejap, sinarmu bersinar
Menggugah jiwa dalam lamunan
Sekali lagi kutoreh biru langit
Menggambarkan sosok dalam ingatan
Lalu kuungkapkan tentangmu dalam baitku
Itulah puan, saat rindu merasuk ke kalbu
Kembang Kertas 2
Bagaimana mungkin ku sembunyikan rindu
Saat ia terus bergetar tak henti
Bagaimana bisa ku berhenti menuliskanmu
Jika senyummu seperti kembang kertas kuning
Dan sesekali kutoreh biru langit
Menggambarkan sosok dalam ingatan
Lalu kuungkapkan tentangmu dalam baitku
Itulah puan, saat rindu merasuk ke kalbu
Kembang Kertas 3
Kini harumnya bercerita,
Di jatuhnya kembang kertas dari ranting,
Di gelapnya malam yang merayap,
Bisiknya,
Ada rindu yang terhampar,
Yang tak sempat terucapkan,
Ia hanya terdiam,
Sesekali melayang,
Meski jelas tanpa arah,
Dalam harumnya,
Dalam hangatnya,
Dalam pekatnya,
Terjalin manisnya kisah

Leave a Reply