puisi tentang harapan yang hilang
-
Seharusnya Berbeda
Seharusnya aku sedang menari bersamamu
merasakan irama hangat dalam langkah
menyatukan jiwa mengalirkan rasa
tapi semua tak kulakukan
karena sepatu mu berdebu sekali
kamu belum bersihkan yah???
Seharusnya aku sedang tersenyum padamu
menikmati ceria di wajahmu
seperti dalam film dan drama itu
Tapi semua tak kulakukan
karena ada noda di pipimu
Kamu belum cuci muka …
-
Langkah di Depan Pintu
Langkah itu berhenti di depan pintu,
sejenak sunyi mengisi ruang,
suara adzan maghrib dari kejauhan,
membawa kenangan yang tak terucap,
di antara jeda, aku menunggu.Angin malam menyusup perlahan,
menggugah rasa yang hampir pudar,
di balik pintu, harap tertahan,
seperti kata yang nyaris salah,
mengisi kekosongan tanpa suara.Aku ingat saat itu,
ketika cinta adalah …
-
Bintang di Ujung Senja
Tahukah kau berapa lama ku menanti,
Bunga-bunga harapan di tepi lautan,
Dengan sinar kasih di ufuk senja,
Cahaya redup darimu bintang di ujung senja.
Adakah rasa lelah dalam penantian,
Dari jauh kita saling merindukan.
Bintang di ujung senja telah datang,
Menari bersamaku dalam hening malam.
-
Atap Seng di Kala Hujan
Di bawah atap seng, hujan berbisik
Mengetuk-ngetuk, mengisi ruang sunyi
Seperti pesanmu yang tak kunjung datang
Aku menatap layar, berharap ada jawaban
Tapi hanya ada suara hujan, menari di atap
Mengingatkanku pada tatapanmu yang dulu
Saat kita saling melihat, saling merasaRintik-rintik jatuh, menggantikan kata-kata
Nada berubah saat citra berganti
Seolah menegur, mengingatkan kembali
Bahwa …
-
Angin Sore di Balkon
Di balkon kosong ini, angin berbisik
mengangkat rambut, menyentuh pipi
seolah memanggil namamu,
yang tak lagi menjawab,
diamWarung kopi di bawah sana
dipenuhi tawa dan gelak
sementara aku menunggu
suara yang tak pernah
datangBebas, aku terbang bersama angin
namun tetap merindukan
ikatan yang dulu erat
bahagia tak selalu
utuh
-
Gerimis di Atap Parkir
Gerimis jatuh, tumpah di atap parkir
membawa suara yang tak pernah kau jawab.
Kursi tunggu di puskesmas sepi,
menjadi saksi setia percakapan diam.
Aku duduk, menunggu kata yang tak datang.
Hanya bunyi hujan menemaniku,
mengisi ruang kosong di hati.Setiap tetes membawa kenangan,
tentang kata yang tak pernah terucap.
Aku kirimkan pesan lewat rintik,
mencari …
