puisi tentang kebersamaan
-
Warung Kopi di Persimpangan
Di jalan yang ramai, kita berhenti sejenak
Di depan warung kopi pinggir jalan
Aroma menggoda, menyeruak di udara
Menyapa kita yang mencari arahTanya pada mereka yang duduk diam
Namun jawaban hanya angin berlalu
Kita tersenyum, meski arah tak tentu
Ada hangat dalam kebersamaanLangkah kita menyusuri jalan yang salah
Tak ada penunjuk, hanya ragu
…
-
Di Bawah Atap Seng
Langkah kaki kita menyusuri jalan basah,
di bawah atap seng yang bergemuruh.
Alamat yang salah kita cari bersama,
diam di luar, riuh di dalam hati.Hujan jatuh, menari di atas seng tua,
menghapus jejak kita yang keliru.
Kita tertawa, meski tersesat di jalan,
bahagia tak selalu berarti utuh.
