puisi tentang menanti dalam hening
-
Halte dan Suara Adzan
Di halte ini, sunyi menyapa
teman di sebelah, diam
seperti pohon tua yang berdiri
menunggu angin
mengirimkan cerita
lewat daun-daun gugurDari jauh, adzan magrib
memanggil, membelah udara
mengisi ruang kosong
di antara kami
ketenangan hadir
tanpa harus pasti
-
Kursi Tunggu dan Detik Jam
Kursi tunggu di pojok ruangan, sunyi,
sunyi seperti detik jam yang berdetak,
berdetak di tengah pikiran yang gaduh.Gemeretak kayu, seolah berbisik,
berbisik cerita lama yang terlupakan,
terlupakan di bawah cahaya lampu redup.Tersisa hanya waktu menari perlahan,
perlahan aku sadari, kesedihan ini,
ini tak perlu tuntas untuk dilepaskan.
