Kursi tunggu di pojok ruangan, sunyi,
sunyi seperti detik jam yang berdetak,
berdetak di tengah pikiran yang gaduh.
Gemeretak kayu, seolah berbisik,
berbisik cerita lama yang terlupakan,
terlupakan di bawah cahaya lampu redup.
Tersisa hanya waktu menari perlahan,
perlahan aku sadari, kesedihan ini,
ini tak perlu tuntas untuk dilepaskan.

Leave a Reply