puisi tentang mendengar tanpa suara
-
Suara TV di Ruang Kosong
Kabel listrik melintang di udara,
menggantungkan suara yang tak pernah sampai,
TV menyala, suara orang-orang—
bercerita tentang hari yang tak kutahu.
Jeda panjang di tengah kalimat,
seperti menunggu jawaban dari sunyi.Aku mendengar tafsir suara,
mengulangi kata-kata yang terpotong.
Berjarak, tapi tidak memusuhi,
seperti suara hujan di luar jendela.
Mereka bicara, entah kepada siapa,
seolah …
-
Langkah di Depan Pintu
Di ruang tamu, tikar digelar rapi,
menyambut langkah yang berhenti.
Dari balik suara orang lain,
diam merayap, mengisi ruang.
Tegar tanpa suara, aku mendengar,
janji yang tak lagi bergema…Langkah itu, seperti waktu terhenti,
membawa cerita yang tak diceritakan.
Kita menunggu, dalam sunyi,
menyadari, tidak semua janji
perlu ditepati; mungkin,
hanya untuk mendengar, lalu pergi.
-
Ashtray Full of Cigarette Ash
The door remains closed,
like a stubborn silence,
waiting in the air.The ashtray brims,
with whispers unsaid,
finding peace in uncertainty.
