Kabel listrik melintang di udara,
menggantungkan suara yang tak pernah sampai,
TV menyala, suara orang-orang—
bercerita tentang hari yang tak kutahu.
Jeda panjang di tengah kalimat,
seperti menunggu jawaban dari sunyi.
Aku mendengar tafsir suara,
mengulangi kata-kata yang terpotong.
Berjarak, tapi tidak memusuhi,
seperti suara hujan di luar jendela.
Mereka bicara, entah kepada siapa,
seolah aku bagian dari cerita.
Di antara kata-kata yang hilang,
ada ruang untuk menemukan diri.
Suara berkeliaran dalam pikiranku,
mencari makna di antara jeda.
Ketidakpastian menjadi teman,
membisikkan ketenangan yang tak terduga.

Leave a Reply