puisi tentang menerima kenangan
-
A Small Bracelet Under the
beneath the bed, dust whispers secrets
a small bracelet, forgotten, glimmers in the dim
motorcycle shadows dance across the window
while tired eyes search for meaningthe weight of days presses down, unyielding
yet empathy finds its way, weaving through
each link of metal, a story untold
as the heart beats, weary but resolutein …
-
Suara TV di Malam Sepi
Menyalakan TV, suara mengalir pelan,
mengisi ruang yang sunyi,
mengisi hati yang kosong.
Motor melintas, bergetar di jendela,
menghantarkan ingatan samar.
Suara-suara ini,
mengisi malam yang panjang.Di antara kalimat yang terucap,
ada jeda yang menenangkan,
seperti napas yang teratur.Motor kembali melintas,
mengingatkan bahwa yang tinggal
hanya kenangan yang setia.
-
Kipas Angin dan Lampu Jalan
Di depan kipas, rambut mengering sendiri,
mengulang, mengulang suara hati yang pelan,
lampu jalan berkedip, menunggu malam.Angin berbisik, membawa harapan samar,
mengulang, mengulang cerita yang tak tiba,
di sudut ruang, tak ada yang menjawab.Suara kipas, penghibur dalam kesunyian,
mengeringkan ingatan, menari di kepala,
lampu jalan menggambar garis waktu.Pelan, kuterima bahwa pagi tak …
-
The Sound of Raindrops
In the quiet room, the clock ticks,
each beat a whisper of time lost.
Raindrops dance on the tin roof,
a melody of forgotten dreams,
pausing in the darkened corners.I speak to shadows that linger,
holding secrets of what was once.
The rain fades, leaving only echoes,
and the clock resumes its steady march,
…
