puisi tentang menulis surat
-
Surat di Bawah Hujan
Hujan turun, akhirnya, setelah kemarau
Menggedor atap, seperti mengetuk hati
Adzan magrib samar menyapa malamAku menulis surat ini dengan marah
Namun menahan diri, memilih kata
Seperti hujan yang menahan derasnyaRindu ini deras, namun tak perlu kembali
Seperti hujan pertama yang membasahi tanah
Menemukan damai dalam ketidakhadiran
