puisi tentang menunggu balasan
-
Suara Kipas Angin Berdecit
Kipas angin berdecit, memecah malam
menyusuri dinding, meniti waktu
dalam ruang yang menunggu
pikiranku terhenti di layar
menyimak, tanpa suara balasanDetik-detik bergulir, lambat
mengisi kesunyian dengan gema
langit di luar tetap menunduk
menyerap sisa-sisa harapan
yang menetes dari ujung jemariLelah menanti, aku beranjak
cahaya pagi menyelinap lembut
menghapus malam yang panjang
dan di …
